Cerita Anak Adam

Sunday, 9 June 2013
engkaulah anak manusia

bagiku, memahamimu bagai tengah malam 
mencari anak semut hitam, menghindar darimu 
sesulit menghindar dari sergapan angin topan  
dan kemudian terjepit di antara keduanya
sesak, seolah hidung tak bisa menyentuh oksigen

engkaulah anak manusia..

tak akan selamanya terhimpit padat. 
pusaran beliung pasti suatu saat berhenti
dan menjatuhkan pada salah-satu dari kedua sisi

timur atau barat?
tak bisa ditentukan, tak bisa pada keduanya. 
karena di tengah, hanya ada bapa Adam semata
yang duduk bertahta melihat anak cucunya

bapa Adam akan pernah melepaskan tahtanya
tapi gejolak berebut mahkota meletus kembali
dan tumpah darah di sekelilingnya

tapi bapa Adam tak akan pernah melepaskan tahta
sampai ketika sudah timur dan barat duduk bersama
dan damai di sekelilingnya

timur dan barat menjadi satu pohon zaitun nan permai;
dahan-dahannya menjuntai ke segala arah;
buahnya menjadi berkah khalayak ramai

pohon pun ditebang
lalu berakhir sudah cerita anak manusia


* 9 November 2012

No comments: