hujan besar disertai pusaran angin,
menelusup dari balik bilik menghembus
dingin
namun dengan cinta,
hati adalah batu bara penyuplai tenaga
nyalanya mampu berpendar
nyalanya mampu berpendar
dibawah guyangan angin
milyaran tetes, jutaan galon,
dari ribuan kubik air hujan,
hujan air tlah membuat ngarai kering
menjadi sungai,
kemudian salju membangun gedung di atas
lautan artik
dingin dan beku memecah selaput,
dingin dan beku memecah selaput,
lalu darah yang keluar sekejap saja
disergap jadi yakut
dingin lebih menakutkan ketimbang senapan
angin;
"siapa bergerak, berarti siap
tertembak"
tapi, dingin membuat mereka tak sempat
bergerak
kecuali seorang,
yang sabab cintanya kepada Yang Maha,
sendi-sendi tubuhnya masih tetap cair
mengalir menyusuri sungai malam
No comments:
Post a Comment